Penyalahgunaan Timer Lampu Lalu Lintas

Diadakannya penghitung waktu mundur ini untuk memudahkan pengguna jalan ketika berada di daerah persimpangan arus lalu lintas. Pengguna jalan yang sedang berhenti atau ketika pergantian dari hijau ke merah atau sebaliknya, akan dimudahkan.


Penyalahgunaan Penghitung Waktu Mundur Lampu Lalu Lintas


Kenyataannya, countdown timer malah dianggap seperti lampu start balapan. Ketika lampu menyala merah dan hitungan waktu mundur menunjukkan angka 5, pengendara mulai ancang-ancang memacu kendaraannya.

Mirip seperti start balapan sepeda motor. Yang membuatnya tidak habis pikir, ketika hitungan mundur menunjuk angka 5, banyak pengguna jalan yang memacu kendaraan padahal lampu bangjo belum mengisyaratkan berjalan atau menyala hijau.

Jika pelanggaran yang terjadi seperti itu dibiarkan, pihaknya khawatir akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Resikonya, pengguna jalan yang sudah tertib dan taat aturan, bisa menjadi korban dari pengguna yang tidak tertib.

Terutama anak-anak muda yang sering kita temui melanggar hitungan waktu mundur. Mereka tidak jarang menganggap angka yang ditunjukkan di countdown sebagai tanda start balapan.

Hal senada diungkapkan Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Putut Sri Kuncoro. Menurutnya, rencana mematikan countdown timer sudah melalui pertimbangan yang matang dengan pertimbangan banyak pengendara yang menyalahgunakan penghitung waktu mundur.

Sumber: 
https://qr.ae/TWnFFI
http://beritajateng.net/author/heru-jonet/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel