Pengertian Administrasi Publik Lengkap

Administrasi publik adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana pengelolaan suatu organisasi publik. Kajian ini termasuk mengenai birokrasi; penyusunan, pengimplementasian, dan pengevaluasian kebijakan publik; administrasi pembangunan; kepemerintahan daerah; dan good governance.


Pengertian Administrasi Publik Lengkap

Menurut para ahli administrasi publik adalah sebagai berikut.
1. John M. Pfiffner : Administrasi publik meliputi pelaksanaan kebijakan negara yang telah ditetapkan oleh badan perwakilan politik

2. Leonard D. White : Administrasi Publik adalah semua kegiatan atau usaha untuk mencapai tujuan dengan mendasarkan kepada kebijakan Negara.

3. E.H. Litcfiled : Administrasi Negara adalah suatu studi mengenai bagaimana bermacam-macam badan pemerintah diorganisir, dilengkapi tenaga, tenaganya dibiayai, digerakkan dan dipimpin

4. Felix A. Nigro : Public Administration : a. Usaha kelompok yang bersifat cooperative di lingkungan pemerintah b. Meliputi seluruh ketiga cabang pemerintah, eksekutif, yudikatif, dan legislatif serta pertalian diantara ketiganya c. Mempunyai peranan penting dalam formulasi kebijaksanaan publik dan merupakan bagian proses politikd. Amat berbeda dengan administrati privat e. Berhubungan erat dengan berbagai macam kelompok. Kelompok privat dan individual dalam memberikan pelayanan publik

5. Chandler dan Plano (1988 : 29 ) : administrasi publik adalah suatu proses dimana sumberdaya dan personel public di organisir dan dikoordinasikan untuk memformulasikan , mengimplementasikan , dan mengelola keputusan dan kebijakan public. Disini mereka juga menjelaskan bahwa administrasi public merupakan seni dan ilmu ( art and science ) yang ditujukan untuk mengatur kebijakan public untuk memecahkan permasalahan publik yang terjadi dalam suatu organisasi atau yang lainya.

6. Mc Curdy ( 1986 ) : administrasi publik yaitu sebagai salah satu metode pemerintah suatu negara dan dapat dilihat sebagai suatu proses politik serta dapat juga dianggap sebagai cara prinsipil untuk melaksanakan berbagai fungsi negara. Berarti administrasi negara tidak hanya mengurusi soal administrative negara melainkan juga persoalan politik. Orang biasa menyebutnya dengan “ Birokrasi “.

7. Fesler ( 1980 ) : administrasi publik yaitu penyusunan dan pelaksanaan kebijakan yang dilakukan oleh birokrasi dalam sekala besar untuk kepentingan publik. Dalam teori ini pemegang kekuasaan mempunyai wewenang atau tanggung jawab yang besar dalam mengambil setiap kebijakan guna memenuhi kebutuhan publik. Pemegang kekuasaan diharapkan lebih responsif dalam mengambil kebijakan publik.

8. Barton & Chappel : melihat administrasi publik sebagai “ the work of government “ atau pekerjaan yang dilakukan pemerintah. Dalam definisi ini lebih menekankan keterlibatan personel dalam pelayanan public.

9. Nigro & Nigro : administrasi publik adalah usaha kerjasama kelompok dalam suatu lingkungan public, yang mencakup ketiga cabang yaitu judikatif, legislative, dan axekutif . pendapat ini lebih mengedepankan lembaga dalam mengambil kebijakan.

10. Starling : administrasi publik yaitu semua yang dicapai pemerintah, atau dilakukan sesuai dengan pilihan kebijakan sebagai mana yang telah di janjikan dalam kampanye pemilihan.

Apa yang dimaksud dengan Pemaknaan definisi diatas dalam sistem pemerintahan Indonesia memunculkan istilah Administrasi Negara dan bukannya Administrasi Publik, meskipun saat ini banyak dipertanyakan seiring gejolak perubahan masyarakat yang semakin dinamis. Istilah administrasi negara cenderung berorientasi pada kekuasaan yang dimiliki oleh negara dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan.

Hampir semua kegiatan dalam masyarakat dimulai dari negara, dan yang amat berperan adalah penguasa negara. Stakeholder dalam mengelola negara ini hanyalah aktor negara atau pemerintah. Publik dalam arti masyarakat tidak mempunyai peran kecuali sebagai objek dan sasaran dari kebijakan negara atau pemerintah. Oleh karena itu, corak sarwa negara lebih menonjol ketimbang corak yang bersarwa masyarakat (Thoha,2008).

Perkembangan paradigma ilmu administrasi publik di luar negeri telah mengubah menggeser orientasi kekuasaan negara kepada kepentingan masyarakat. Istilah administrasi negara diubah menjadi administrasi publik, yang menggambarkan kegiatan administrasi pemerintahan yang dilakukan oleh aparat pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Dalam pemahaman seperti itu maka kekuasaan yang selama ini berada pada penguasa sebenarnya adalah titipan yang seharusnya berdomisili pada masyarakat. Segala sesuatu yang menjadi dan dibuat kebijakannya oleh pemerintah seharusnya bersumber dari aspirasi, kebutuhan dan kepentingan masyarakat dan dikembalikan kepada masyarakat tersebut. Administrasi publik berperan untuk membuat agar kekuasaan dapat direalisasikan bagi kepentingan masyarakat (Thoha,2008).

Farnharm dan Horton (1993) menggambarkan pelayanan publik sebagai kegiatan organisasi publik/pemerintah yang sumber pembiayaan utamanya berasal dari pajak, selain penerimaan yang diperoleh dari masyarakat atas pelayanan yang diberikannya. Oleh karena itu, pola pelayanan dibangun diatas prasarana umum dengan menyerahkan sistem pengelolaannya pada sektor swasta atas jaminan pemerintah. Pola pengawasan langsung oleh masyarakat merupakan inti dari konsep ini.

Demikian artikel Pengertian Administrasi Publik Lengkap semoga bisa bermanfaat.
Sumber: Dictio dan admneg